Aku tak mengenal permainan solitaire, bahkan tak tahu jenis permainan kartu apapun hingga detik ini. Sedih amat yah? Begitu lah. Kelihatannya ini warisan masa kecil yang menganggap permainan yang menggunakan kartu remi itu adalah jenis permainan tak baik bagi anak-anak. Tapi sebagai penggemar Carpenters tentu saja aku mengenal lagu Solitaire. Lagu yang menyuburkan hayalku pada … Continue reading »
Tak Tahu Malu!
Barusan baca posting Mbak Mechta tentang rasa malu. Sebuah uangkapan emosi yang sering juga dipakai untuk mengungkapkan rasa rendah diri. Seperti malu tampil di muka umum yang sebetulnya datang dari rasa diri tak berharga. Malunya si Mbak Mechta membuat aku ingat rasa malu yang lain, rasa malu yang mestinya dipakai, yang menyebabkan mengapa lahir ungkapan … Continue reading »
Sesaat Sebelum Malam Jatuh
Saat menjelang adzan magrib berkumandang tadi, jalanan begitu sepi. Orang-orang sudah berkumpul di rumah dan beberapa berjalan menuju surau. Tapi aku menyelinap keluar, berdiri di pematang sawah menghirup aroma senja yang akan segera berakhir. Lagi pula aku sedang galau melihat kondisi kesehatan ibu, disamping tak tahan melewatkan senja merah di ujung langit begitu saja. Ini … Continue reading »
Menangguk Ikan
Sore kemarin, di depan rumah ibu, kali kecil yang berfungsi sebagai saluran irigasi dan disini disebut Banda tiba-tiba saja menyusut airnya. Tak hanya susut tapi keruh pula. Lumpur yang naik kepermukaan tampaknya cukup pekat membuat air kehilangan oksigen dan para ikan terpaksa megap-megap mencari udara ke permukaan. Ikan yang sedang panik menyelamatkan diri ini akan … Continue reading »
Melipir di Bukitinggi pada Kamis Pagi
Ada beberapa orang Pahlawan Nasional dari Minangkabau. Diantaranya adalah Buya Hamka, Sutan Syahrir, Tan Malaka dan Mohammad Hatta. Namun monumen yang banyak didirikan untuk mengenang pahlawan tersebut aku perhatikan adalah Bung Hatta. Di Bukittinggi setidaknya ada tiga monumen bagi Si Bung Kecil. Pertama Istana Bung Hatta, bekas tempat tinggal yang sekarang di jadikan museum. Yang … Continue reading »
Mandi Halimun Pagi
Pagi di rumah ibuku di awali udara dingin yang menusuk dan adzan yang bergema dari segala pelosok desa. Tak lama kemudian suara motor dari mereka yang mengawali aktivitas lebih dini. Lalu cicit burung pipit yang entah bersarang dimana. Begitu membuka pintu terlihat embun dimana-mana. Dari lereng bukit turun ke sawah-sawah dan jalanan. Jarak pandang hanya … Continue reading »
Salam dari Kampung Halamanku
Saat ini sedang berada di kampung, melepas rindu pada ayah-bunda. Tadi sore meniti pematang dan menyusuri jalan kenangan. Menghirup aroma lumpur dari sawah dan melihat ikan-ikan kecil bergerimit di bawah airnya. Disini rasanya sebagian besar sejarah terlipat dan aku kembali jadi gadis kecil penyuka orang-orangan sawah yang tengah kembali pada kehangatan perlindungan dari ke-2 orang … Continue reading »
Kenalan dengan Fangsheng Tradisi Agama Buddha
Sub judul blogku ini : ” All journeys have secret destinations of wich the traveller is unware “ sebuah kutipan yang ditemukan di internet tapi lupa kucantumkan nama penulisnya. Nantilah akan dicari. Yang jelas seiring berjalannya waktu mulai sadar bahwa kebenaran dari ucapan tersebut tak terbantahkan. Dengan kata lain aku mulai membangun kepercayaan atas beberapa … Continue reading »
Pulau Cangkir yang Merana
Sekitar pukul dua belas bus yang ditumpangi ibu-ibu Majelis Ta’lim Baitul Makmur Cimanggis-Depok, sampai di Desa Kronjo-Tangerang Utara. Di alun-alun terapat patung cangkir besar sebagai maskot dari kecamatan Kronjo yakni Pulau Cangkir, tempat yang kami tuju. Namun dari sana kami harus berganti kendaraan lebih kecil karena kondisi jalan dan lahan di Pulau tak memungkinkan menampung … Continue reading »
Mewek Dibawah Masjid Pintu Seribu
Kemarin piknik lagi. Namun kali ini sedikit berbeda, ada sampiran kata dibelakangnya: Piknik Spiritual . Itu bermula dari cerita my sista yang bersama teman-teman majelis taklimnya hendak memperingati maulid nabi dengan ziarah. Pilihan mereka dua tempat di Tangerang: Masjid Pintu Seribu dan Pulau Cangkir. Karena masih satu kabupaten dengan rumahku, walaupun dilakukan pada hari kerja, … Continue reading »
Cool and Smart Ciri Semua Blogger
Awalnya, menurutku tidak mudah menentukan kriteria smart and cool dari sebuah blog. Yang paling tepat menentukan tentu adalah pembacanya melalui survey. Survey? Twing! Itu karena pembaca yang terdampar di blog kita punya kepentingan beragam dengan sudut pandang berbeda. Jika pengunjung blog travelling adalah seorang traveller,membaca tulisan suatu tempat yang disertai informasi lengkap, foto-foto dan ditulis … Continue reading »
Tarian Hujan
Hujan adalah musim favoritku. Tidak saja karena omset bisnis gula aren meningkat, hujan membuat udara sekeliling jadi bersih dan segar. Selalu menunggu kedatangan hujan lebat kemudian teduh. Sebab setelahnya bisa duduk di halaman belakang rumah (biar tak kelihatan tetangga), menghirup aroma yang muncul dalam-dalam. Sensasinya hebat. Seperti menyusu pada bunda alam, menghisap lahap gizi kehidupan. … Continue reading »