Hotel Jogja Bukittinggi

image

Hotel Jogja Bukittinggi merupakan salah satu peninggal sejarah bahwa kota ini pernah dijadikan Ibu Kota dari Pemerintahan Darurat RI (PDRI) yang dipimpin Mr.  Syafrudin Prawiranegara. Tahun 1948 terjadi agresi ke-2 dimana para  pemimpin RI ditangkapi tentara sekutu. Tanggal 19 Desember 1948 Soekarno-Hatta tertangkap. Kerena itu Hatta yang saat itu menjabat Perdana Menteri  memberi mandat kepada Mr. Syafrudin agar mendirikan negara darurat di Bukittinggi.

Sementara para pejabat yang tertangkap di  kirim ke Bangka, yang tak tertangkap melanjutkan gerilya dengan  Panglima Besar Soedirman. Selain itu banyak juga pejabat pusat Jogjakarta diam-diam datang ke Bukittingi. Mereka di tampung di rumah-rumah penduduk. Saat itu belum ada hotel di Bukittinggi. Maka salah satu rumah yang digunakan adalah bangunan yang sekarang bernama Hotel Jogja. Jadi boleh di katakan bahwa Hotel Jogja Bukittinggi merupakan hotel pertama di kota wisata ini

Salam dari Evi.
Posted from WordPress for Android

About these ads

5 thoughts on “Hotel Jogja Bukittinggi

    • Betul Mbak Dani. Tiap lewat di jalan abdul muis, lokasi Hotel Jogja Bukittinggi saya jadi bertanya pada diri sendiri, kok namanya Hotel Jogja yah? Apakah pemiliknya orang Jogja? Belakangan saya googling, eh ternyata hotel ini bermuatan sejarah, saat Jogja jadi ibu kota RI dan terjadi pergolakan :)

Komentar di bawah. Terima kasih atas kunjungannya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s