Menjawab Tina Latief, sementara blog ini diistirahatkan, karena dan ternyata capek juga ngurus 2 blog dalam waktu bersamaan . Dulu blog ini lahir gara-gara di blog asli sering dapat gangguan, mulai dari kena hacking sampai mati saja secara tiba-tiba. Maka untuk menjaga mood menulis dilahirkan blog ini. Tampaknya gangguan di rumah asli sudah berkurang. Jadi … Continue reading »
Posted by …
Mahkota Duri
Selama eviindrawanto.com tripping, eh pindah server, posting mahkota duri ini disini saja. Ternyata Mawar bukan satu-satunya si cantik berduri dalam kerajaan bunga. Dan mawar juga bukan satu-satunya bunga merah berduri yang patut dipakai sebagai cinta yang terluka..:) – Evi
Tunggu Aku di Teluk Mak Jantu
Lelaki muda itu sampai diujung gang. Namun mataku tetap mengikutinya sampai menghilang diantara rumah tetangga. Baru setelah itu beringsut ke ruang tamu sekaligus ruang kerjaku sebagai penjahit baju pesta. Diatas meja tempat aku meletakan benang, jarum dan kancing, sekarang tergeletak guci abu berwarna kelabu. Ada ukiran naga kecil diluarnya. Benda itu lah yang diserahkan lelaki … Continue reading »
Solitaire dan Aku Sendiri
Aku tak mengenal permainan solitaire, bahkan tak tahu jenis permainan kartu apapun hingga detik ini. Sedih amat yah? Begitu lah. Kelihatannya ini warisan masa kecil yang menganggap permainan yang menggunakan kartu remi itu adalah jenis permainan tak baik bagi anak-anak. Tapi sebagai penggemar Carpenters tentu saja aku mengenal lagu Solitaire. Lagu yang menyuburkan hayalku pada … Continue reading »
Tak Tahu Malu!
Barusan baca posting Mbak Mechta tentang rasa malu. Sebuah uangkapan emosi yang sering juga dipakai untuk mengungkapkan rasa rendah diri. Seperti malu tampil di muka umum yang sebetulnya datang dari rasa diri tak berharga. Malunya si Mbak Mechta membuat aku ingat rasa malu yang lain, rasa malu yang mestinya dipakai, yang menyebabkan mengapa lahir ungkapan … Continue reading »
Sesaat Sebelum Malam Jatuh
Saat menjelang adzan magrib berkumandang tadi, jalanan begitu sepi. Orang-orang sudah berkumpul di rumah dan beberapa berjalan menuju surau. Tapi aku menyelinap keluar, berdiri di pematang sawah menghirup aroma senja yang akan segera berakhir. Lagi pula aku sedang galau melihat kondisi kesehatan ibu, disamping tak tahan melewatkan senja merah di ujung langit begitu saja. Ini … Continue reading »
Menangguk Ikan
Sore kemarin, di depan rumah ibu, kali kecil yang berfungsi sebagai saluran irigasi dan disini disebut Banda tiba-tiba saja menyusut airnya. Tak hanya susut tapi keruh pula. Lumpur yang naik kepermukaan tampaknya cukup pekat membuat air kehilangan oksigen dan para ikan terpaksa megap-megap mencari udara ke permukaan. Ikan yang sedang panik menyelamatkan diri ini akan … Continue reading »
Melipir di Bukitinggi pada Kamis Pagi
Ada beberapa orang Pahlawan Nasional dari Minangkabau. Diantaranya adalah Buya Hamka, Sutan Syahrir, Tan Malaka dan Mohammad Hatta. Namun monumen yang banyak didirikan untuk mengenang pahlawan tersebut aku perhatikan adalah Bung Hatta. Di Bukittinggi setidaknya ada tiga monumen bagi Si Bung Kecil. Pertama Istana Bung Hatta, bekas tempat tinggal yang sekarang di jadikan museum. Yang … Continue reading »
Mandi Halimun Pagi
Pagi di rumah ibuku di awali udara dingin yang menusuk dan adzan yang bergema dari segala pelosok desa. Tak lama kemudian suara motor dari mereka yang mengawali aktivitas lebih dini. Lalu cicit burung pipit yang entah bersarang dimana. Begitu membuka pintu terlihat embun dimana-mana. Dari lereng bukit turun ke sawah-sawah dan jalanan. Jarak pandang hanya … Continue reading »
Salam dari Kampung Halamanku
Saat ini sedang berada di kampung, melepas rindu pada ayah-bunda. Tadi sore meniti pematang dan menyusuri jalan kenangan. Menghirup aroma lumpur dari sawah dan melihat ikan-ikan kecil bergerimit di bawah airnya. Disini rasanya sebagian besar sejarah terlipat dan aku kembali jadi gadis kecil penyuka orang-orangan sawah yang tengah kembali pada kehangatan perlindungan dari ke-2 orang … Continue reading »
Kenalan dengan Fangsheng Tradisi Agama Buddha
Sub judul blogku ini : ” All journeys have secret destinations of wich the traveller is unware “ sebuah kutipan yang ditemukan di internet tapi lupa kucantumkan nama penulisnya. Nantilah akan dicari. Yang jelas seiring berjalannya waktu mulai sadar bahwa kebenaran dari ucapan tersebut tak terbantahkan. Dengan kata lain aku mulai membangun kepercayaan atas beberapa … Continue reading »
Pulau Cangkir yang Merana
Sekitar pukul dua belas bus yang ditumpangi ibu-ibu Majelis Ta’lim Baitul Makmur Cimanggis-Depok, sampai di Desa Kronjo-Tangerang Utara. Di alun-alun terapat patung cangkir besar sebagai maskot dari kecamatan Kronjo yakni Pulau Cangkir, tempat yang kami tuju. Namun dari sana kami harus berganti kendaraan lebih kecil karena kondisi jalan dan lahan di Pulau tak memungkinkan menampung … Continue reading »